KabarKalimantan.id – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Kali ini, satu tim atlet Senam Kreasi binaan Perwosi Kalbar berhasil meraih juara tiga dalam Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Pada lomba ini dua Tim diturunkan oleh Perwosi Kalbar, dan Penampilan tim Senam Kreasi Kalbar turut disaksikan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PP Perwosi), Tri Tito Karnavian.
Ketua Perwosi Kalbar, Windy Prihastari, yang turut mendampingi tim dalam perlombaan tersebut, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang berhasil diraih para atlet.
Baca Juga : Peduli Kesehatan Masyarakat, Kolaborasi BGA Grup Bagikan Masker dan Vitamin Gratis di Kendawangan
“Saya mengucapkan selamat atas raihan prestasi ini. Tentunya kita tidak boleh merasa puas diri. Prestasi kali ini harus menjadi motivasi ke depan untuk meraih prestasi lainnya,” ujar Windy.
Selain menampilkan gerakan senam yang energik dan kompak, Dua Tim Kalbar juga membawa keunikan tersendiri melalui kostum yang dikenakan.
Kostum tersebut memadukan warna merah dan biru dengan motif bernuansa khas Tionghoa yang dikreasikan dengan gaya Melayu.
Lalu pada tim kedua, menggunakan kostum berwarna kuning terang khas Melayu dengan tambahan motif khas dayak.
Perpaduan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberagaman budaya yang ada di Kalimantan Barat di panggung nasional.
“Saya bangga mereka tampil kompak dan energik, selain itu berhasil meraih juara tiga nasional. Momentum ini juga selalu kita gunakan untuk mempromosikan apa ciri khas daerah kita lewat kostum yang digunakan,” katanya.
Menurut Windy, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Perwosi Kalbar, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk semakin aktif dalam kegiatan olahraga.
Ia menilai keterlibatan anak muda sebagai atlet Perwosi memberikan warna baru sekaligus semangat untuk menggaungkan pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari.
“Keterlibatan anak muda sebagai atlet Perwosi tentu memberikan warna baru. Mereka juga bisa turut mengkampanyekan ayo olahraga minimal 30 menit dalam satu hari,” tuturnya.
Windy berharap capaian juara tiga nasional tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para atlet untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan, sekaligus membawa nama Kalimantan Barat pada berbagai ajang olahraga di tingkat nasional. (*)














