Kalbar  

Terima Mandat Pimpin Partai Berkarya Nasional Kalbar, Sabli Awaludin Fokus Perkuat Konsolidasi Daerah

proses pembentukan struktur tidak semata-mata diarahkan untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga untuk membangun organisasi yang aktif dan memiliki basis hingga ke daerah.

Sabli Awaludin, SE., M.Si.

KabarKalimantan.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya Nasional (PBN) memberikan mandat kepada Sabli Awaludin, SE., M.Si. untuk memimpin kepengurusan Partai Berkarya Nasional di Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031.

Mandat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Berkarya Nasional Nomor 001300/SK/DPP-PBN/02/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 17 Februari 2026.

Dalam keputusan tersebut, DPP menetapkan susunan pengurus Partai Berkarya Nasional Provinsi Kalimantan Barat dengan Sabli Awaludin sebagai Ketua, Vera Puspita Sari sebagai Wakil Ketua, Edy Januardi sebagai Sekretaris, Ibrahim sebagai Bendahara, dan Wulandari sebagai Wakil Bendahara.

Sabli Awaludin mengatakan, mandat tersebut menjadi langkah awal untuk membangun dan memperkuat struktur Partai Berkarya Nasional di Kalimantan Barat secara menyeluruh.

Menurutnya, salah satu pekerjaan utama yang akan segera dilakukan adalah membentuk dan melengkapi personalia kepengurusan Partai Berkarya Nasional di saseluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

“Mandat yang kami terima bukan hanya untuk membentuk dan menjalankan kepengurusan di tingkat provinsi, tetapi juga memastikan struktur partai dapat terbentuk dan berjalan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat,” ujar Sabli.

Ia menjelaskan, konsolidasi organisasi akan dilakukan secara bertahap dengan menghimpun figur-figur yang memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun Partai Berkarya Nasional di Kalimantan Barat.

Pembentukan kepengurusan hingga tingkat kabupaten/kota tersebut juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kelengkapan organisasi menghadapi tahapan verifikasi partai politik sebagai peserta Pemilu 2029.

“Karena itu, dalam waktu ke depan kami akan fokus pada konsolidasi, penyusunan personalia kepengurusan kabupaten dan kota, serta menyiapkan seluruh kebutuhan organisasi. Targetnya tentu struktur partai terbentuk dengan baik dan seluruh persyaratan menuju proses verifikasi Pemilu 2029 dapat dipersiapkan sejak dini,” ujarnya.

Sabli menegaskan, proses pembentukan struktur tidak semata-mata diarahkan untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga untuk membangun organisasi yang aktif dan memiliki basis hingga ke daerah.

Dirinya juga memanggil tokoh masyarakat, adat dan pemuda di Kalimantan Barat untuk bergabung dan membesarkan Partai Berkaya Nasional di Kalimantan Barat.

“Kami ingin kepengurusan yang terbentuk nantinya benar-benar bekerja, hadir di tengah masyarakat dan mampu membangun komunikasi dengan berbagai elemen. Jadi bukan sekadar melengkapi struktur di atas kertas,” ujarnya.

 

Dalam Surat Keputusan DPP PBN disebutkan bahwa pembentukan badan pengurus diperlukan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga tingkatan selanjutnya untuk mendukung pencapaian visi, misi dan program perjuangan Partai Berkarya Nasional.

 

Dengan diterimanya mandat tersebut, Sabli bersama jajaran pengurus Kalimantan Barat akan segera melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan berbagai pihak di 14 kabupaten/kota untuk mempercepat pembentukan struktur Partai Berkarya Nasional di seluruh Kalimantan Barat.

 

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan berbagai elemen yang memiliki semangat serta visi yang sama untuk bersama-sama membesarkan Partai Berkarya Nasional di Kalimantan Barat,” ujarnya.