KabarKalimantan.id — Cabang olahraga Pencak Silat kembali menjadi lumbung prestasi bagi kontingen Kalimantan Selatan. Dua atlet muda asal Banua sukses menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 yang digelar di GOR Senen, Jakarta.
Atlet andalan Kalsel, Ahmad Shobirin, berhasil meraih medali perak pada kelas F (59–63 kg), sementara Raihan menyumbang medali perunggu di kelas 48–51 kg. Hasil ini menegaskan konsistensi para pesilat muda Kalsel dalam mempertahankan reputasi di tingkat nasional.
Pelatih Pencak Silat Kalsel, Muhrani, menyampaikan apresiasi atas semangat dan perjuangan para atlet yang tampil maksimal meski menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapat satu perak dan satu perunggu. Anak-anak sudah berjuang keras memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Selatan,” ujar Muhrani, Sabtu (8/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa Ahmad Shobirin menghadapi jadwal yang sangat padat, lantaran sebelumnya baru saja bertanding di sejumlah ajang besar.
“Event-nya berurutan — dari PON Beladiri di Kudus tanggal 16–20 September, lanjut Porprov di Tanah Laut tanggal 26 Oktober, dan masuk POPNAS 1–9 November. Kondisinya tentu terkuras, tapi dia tetap tampil maksimal,” jelas Muhrani.
Meski dihadapkan pada keterbatasan waktu pemulihan fisik, para atlet menunjukkan daya juang tinggi dan semangat pantang menyerah. Muhrani berharap ke depan penyusunan kalender kejuaraan bisa lebih terkoordinasi agar atlet memiliki waktu cukup untuk pemulihan dan persiapan.
Dua medali dari cabang Pencak Silat ini menambah daftar prestasi kontingen Kalimantan Selatan di POPNAS XVII Tahun 2025, sekaligus menjadi motivasi bagi cabang olahraga lainnya untuk terus berjuang membawa nama daerah di kancah nasional.












