KabarKalimantan.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menggulirkan Program Magang Nasional 2025, sebuah inisiatif besar yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja muda di Indonesia.
Berbeda dari program magang konvensional yang sering tidak memberikan kompensasi, pemerintah memastikan seluruh peserta mendapatkan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) sesuai lokasi penempatan.
Langkah ini disebut sebagai terobosan progresif yang memberi penghargaan finansial layak bagi para fresh graduate yang ingin menambah pengalaman kerja di dunia industri sekaligus mempersiapkan diri memasuki pasar kerja profesional.
Uang Saku Setara UMP di Tiap Provinsi
Berdasarkan data unit cost Kemnaker yang diunggah di platform Dealls, rata-rata uang saku nasional bagi peserta Program Magang Nasional 2025 mencapai Rp3.316.800 per bulan.
Selain itu, pemerintah juga menanggung biaya jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) senilai Rp16.800 per peserta per bulan. Dengan durasi magang selama enam bulan, total kompensasi yang diterima peserta bisa mencapai Rp19,8 juta hingga Rp20 juta, tergantung pada UMP di provinsi penempatan masing-masing.
Kebijakan ini disambut positif oleh kalangan muda karena memberikan peluang belajar sekaligus memperoleh pendapatan yang layak.
Skema Pembayaran dan Perlindungan Jaminan Sosial
Pembayaran uang saku peserta akan disalurkan setiap bulan melalui bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Mekanisme pencairan dilakukan dalam dua tahap:
Tahap pertama: tiga bulan pertama pada tahun 2025
Tahap kedua: tiga bulan berikutnya pada tahun 2026
Selain gaji, peserta juga memperoleh perlindungan penuh dari pemerintah berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JM). Dengan demikian, perusahaan mitra tidak perlu menanggung biaya tambahan, sehingga dapat fokus memberikan pembinaan dan pengalaman kerja terbaik bagi para peserta.
Durasi dan Tujuan Program
Program Magang Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung dari 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026.
Kemnaker menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk:
Meningkatkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja muda.
Menjembatani lulusan baru dengan dunia kerja nyata.
Mendorong penyerapan tenaga kerja ke sektor formal.
Dengan sistem gaji setara UMP dan perlindungan sosial yang komprehensif, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem magang yang adil, produktif, dan berorientasi pada kesejahteraan generasi muda.
Program Magang Nasional 2025 menjadi bukti nyata komitmen Kemnaker dalam mempercepat transisi tenaga kerja muda menuju dunia kerja profesional. Tidak hanya memberikan pengalaman kerja berharga, tetapi juga memastikan setiap peserta memperoleh penghargaan finansial dan perlindungan sosial yang layak.











